Magisnya Sebuah Sastra

Sastra menjadi hal yang sangat penting dalam dewasa ini, ketika kemajuan teknologi begitu pesat beriingan dengan arus informasi yang begitu deras, berdampak positif maupun negative bagi sebagian kalangan. Dunia sastra saat ini hanya berubah bentuk dari mulanya berawal dari sebuah coretan-coretan kertas beralih kedalam dunia yang serba digital dengan segala kemudahan. Namun terkadang, tidak selamanya hal-hal yang berbau digital itu menyenangkan, ketika seseorang mulai beralih dari buku-buku yang tebal kepada ebook-ebook yang bertebaran di dunia internet dari situlah seseorang mulai malas membaca buku, entah kenapa itu menurut pandangan pribadi karena hal yang ditemukan ketika membaca buku secara tidak langsung kita akan mendapatkan sebuah esensi dari hal membaca yang selama ini kita lakukan, berbeda pada saat membaca dalam bentuk digital.


Saat ini dunia sastra mulai bergema ditengah hiruk-pikuk kemajuan sebuah teknlogi, tetapi saya melihat kekuatan sebuah sastra sangat terasa, fenomena yang tengah kita alami sekarang adalah pengangkatan sebuah film yang diangkat dari sebuah sastra. Meskipun pengarang dari sebuah buku itu sudah tiada namun dengan peninggalan macam karangan yang penulisnya sendiri tidak mengira bahwa karangannya kini menjadi tontonan ribuan mata tersebar diseluruh nusantara. 



Sastra menyimpan banyak misteri, bahkan misteri terkecil sekalipun. Tulisan yang bertebaran dimana-mana menyimpan banyak sekali cerita, dan itulah keunggualan dari sastra. Dengan tulisan seseorang menjadi mudah dalam mengungkapkan gagasan-gagasanya, sebuah cita-cita yang akan di bawa bahkan pengalaman yang selama ini telah dilaluli menjadi konsumsi banyak orang. Dengan hal itu, tulisan yang dibuat oleh penulis mampu menembus batas-batas yang tidak mampu ditembus oleh media-media lain, bahkan tidak terlampau oleh jarak dan waktu. Karya-karya para pendahulu kita baik berupa karangan serta sastra-sastra realita pada masa kehidupannya masih tersimpan rapi di rak-rak perpustakaan, padahal seseorang yang telah menuliskannya telah tiada ratusan tahun lamanya tetapi karya yang dihasilkan masih tersimpan rapi.



Banyak sekali karya-karya yang dihasilkan para sastrawan-sastrawan terdahulu, namun kemudian hanya yang beruntung saja yang dapat menembus hingga menjadi sebuah film yang di tonton ribuan mata. Sebuah novel pada tahun 1939 “TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK”. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini menjadi salah satu bukti betapa kuatnya dan magisnya sebuah sastra. Saat seseorang menonton film ini hampir semuanya terhanyut dalam cerita yang dikisahkan, cerita yang disajikan sangat menyentuh hati karena hal ini menyangkut masalah hati dan komitmen.



Magis yang dihasilkan dari film ini sangat terasa, entah apa yang dirasakan oleh orang-orang pada umumnya, tapi hal menambah wawasan kita serta cara pandang kita terhadap budaya adat daerah tertentu. Film ini dapat membuat orang menjadi terharu, sedih, bahagia, frustasi dan lain-lain yaa itu imbasnya dari sebuah sastra yang fenomenal dan dikarang oleh ulama besar pada zamannya. Roman ini banyak pertentangan sebelum diterbitkan, karena seorang ulama tidak layak membuat karya-karya yang berbau cinta pada zamannya namun akhirnya novel itu menjadi tersebar dan dicetak ribuan eksemplar dan hingga di angkat ke layar lebar pada tahun 2013 setelah novelnya menjadi mega best seller. Meskipun pengarangnya sudah meninggal sejak lama namun dengan karyanya nama itu masih terkenang, menulis untuk keabadian.





Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Magisnya Sebuah Sastra"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel